<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sutiway cantik</title>
	<atom:link href="http://sutiway.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sutiway.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Feb 2010 04:06:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sutiway.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sutiway cantik</title>
		<link>http://sutiway.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sutiway.wordpress.com/osd.xml" title="Sutiway cantik" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sutiway.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Usaha Kesehatan Gigi Sekolah</title>
		<link>http://sutiway.wordpress.com/2010/02/19/usaha-kesehatan-gigi-sekolah/</link>
		<comments>http://sutiway.wordpress.com/2010/02/19/usaha-kesehatan-gigi-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 04:06:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sutiway</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sutiway.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[I.   PENGERTIAN UKGS adalah suatu komponen UKS dan merupakan strategi teknis pelayanan kesehatan gigig dan mulut bagi anak sekolah yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan tumbuh kembang anak. II. TUJUAN Terciptanya kondisi dimana peserta didik mempunyai pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan memelihara diri sehingga mampu mencegah terjadinya penyakit/kelainan gigi dan mulut serta mengambil tindakan yang tepat, untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutiway.wordpress.com&amp;blog=11725416&amp;post=10&amp;subd=sutiway&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/d4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-11" title="d4" src="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/d4.jpg?w=420" alt=""   /></a></p>
<p>I.   PENGERTIAN</p>
<p>UKGS adalah suatu komponen UKS dan merupakan strategi teknis pelayanan kesehatan gigig dan mulut bagi anak sekolah yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.</p>
<p>II. TUJUAN</p>
<p>Terciptanya kondisi dimana peserta didik mempunyai pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan memelihara diri sehingga mampu mencegah terjadinya penyakit/kelainan gigi dan mulut serta mengambil tindakan yang tepat, untuk mendapatkan perawatan/pengobatanyang memadahi sehingga tercapai derajat kesehatan gigi dan mulut yang optimal.</p>
<p>III.  MATERI KESEHATAN GIGI DAN MULUT</p>
<p>1.  Pertumbuhan dan Perkembangan Gigi</p>
<p>a. Pengertian</p>
<p>adalah suatu proses sejak pembentukan gigi sulung pertama sampai gigi tetap lengkap terbentuk. Benih gigi mulai dibentuk ketika bayi berusia 6 minggu dalam kandungan. Benih ini akan tumbuh dan muncul berangsur-angsur beberapa bulan setelah bayi lahir. Gigi susu/gigi anak mulai muncul pada periode umur 6-34 bulan. Gigi susu/gigi anak ini akan digantikan oleh gigi tetap/gigi permanen/gigi dewasa pada periode umur 6-12 tahun.</p>
<p>b. Proses Pertumbuhan dan Berkembangan Gigi</p>
<p>1) Erupsi</p>
<p>Yaitu tahap tumbuhnya gigi</p>
<p>2) Resobsi</p>
<p>Yaitu proses pergantian gigi susu dengan gigi tetap</p>
<p>c. Masa pertubuhan gigi</p>
<p>1).  Masa gigi susu (2-6 tahun)</p>
<ol>
<li>Gigi pertama yang tumbuh yaitu gigi seri (6-8 bulan)</li>
<li>Jumlah normal gigi susu :  20 gigi yang sususnanya sebagai berikut: :</li>
</ol>
<ul>
<li>10 gigi dirahang atas</li>
</ul>
<p>5 gigi kiri dan 5 gigi dikanan</p>
<ul>
<li>10 gigi  di rahang bawah</li>
</ul>
<p>5 gigi dikiri dan 5 gigi dikanan</p>
<ol>
<li>Nama dari gigi susu :</li>
</ol>
<ul>
<li>Incisivus pertama/ gigi seri pertama = i<sub>1</sub></li>
<li>Incisivus kedua/ gigi seri kedua = i<sub>2</sub></li>
<li>Caninus / gigi taring = c</li>
<li>Molar pertama / gigi geraham pertama = m<sub>1</sub></li>
<li>Molar kedua/ gigi geraham kedua = m<sub>2 </sub></li>
</ul>
<p>2).  Masa gigi peralihan/ pergantian (6-7 tahun)</p>
<p>Pada masa ini terdapat gigi susu maupun gigi tetap. Pada masa ini gigi susu mulai tanggal sedangkan gigi tetap sebagian sudah mulai tumbuh.</p>
<p>3).  Masa gigi tetap (12-21 tahun)</p>
<ol>
<li>Gigi pertama yang tumbuh yaitu gigi seri 1 (6-7 tahun)</li>
<li>Jumlah normal gigi tetap  : 32 gigi yang susunannya sebagai berikut :</li>
</ol>
<ul>
<li> 16 gigi di rahang atas: 8 gigi dikiri 8 gigi dikanan</li>
<li>16 gigi di rahang bawah : 8 gigi di kiri dan 8 gigi dikanan</li>
</ul>
<p>c.  Nama dari gigi tetap :</p>
<ul>
<li> Incisivus pertama/ gigi seri pertama = I<sub>1</sub></li>
<li> Incisivus kedua/ gigi seri kedua = I<sub>2</sub></li>
<li> Canines/ gigi taring = C</li>
<li> Premolar pertama/ gigi geraham kecil pertama = P<sub>1</sub></li>
<li> Premolar kedua / gigi geraham kecil kedua = P<sub>2</sub></li>
<li> Molar pertama/ gigi geraham pertama = M<sub>1</sub></li>
<li> Molar kedua/ gigi geraham kedua = M<sub>2</sub></li>
<li> Molar ketiga / gigi geraham ketiga = M<sub>3</sub></li>
</ul>
<p>d.  Masa Pertumbuhan Gigi</p>
<ol>
<li>Masa pertumbuhan gigi susu</li>
</ol>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" width="235" valign="top">Elemen   Gigi</td>
<td colspan="2" width="355" valign="top">Erupsi  Gigi (bulan)</td>
</tr>
<tr>
<td width="180" valign="top">RA</td>
<td width="175" valign="top">RB</td>
</tr>
<tr>
<td width="235" valign="top">Gigi seri pertama (i<sub>1</sub>)</td>
<td width="180" valign="top">7</td>
<td width="175" valign="top">6</td>
</tr>
<tr>
<td width="235" valign="top">Gigi seri kedua (I<sub>2</sub>)</td>
<td width="180" valign="top">9</td>
<td width="175" valign="top">7</td>
</tr>
<tr>
<td width="235" valign="top">Gigi taring (c)</td>
<td width="180" valign="top">18</td>
<td width="175" valign="top">16</td>
</tr>
<tr>
<td width="235" valign="top">Gigi geraham pertama (m<sub>1</sub>)</td>
<td width="180" valign="top">14</td>
<td width="175" valign="top">14</td>
</tr>
<tr>
<td width="235" valign="top">Gigi geraham kedua (m<sub>2</sub>)</td>
<td width="180" valign="top">24</td>
<td width="175" valign="top">24-34</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>2.  Masa pertumbuhan gigi permanen</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" width="283" valign="top">Elemen   Gigi</td>
<td colspan="2" width="307" valign="top">Erupsi   Gigi (tahun)</td>
</tr>
<tr>
<td width="156" valign="top">RA</td>
<td width="151" valign="top">RB</td>
</tr>
<tr>
<td width="283" valign="top">Gigi seri pertama (I<sub>1</sub>)</td>
<td width="156" valign="top">7-8</td>
<td width="151" valign="top">6-7</td>
</tr>
<tr>
<td width="283" valign="top">Gigi seri kedua(I<sub>2</sub>)</td>
<td width="156" valign="top">8-9</td>
<td width="151" valign="top">7-8</td>
</tr>
<tr>
<td width="283" valign="top">Gigi taring(C)</td>
<td width="156" valign="top">11-12</td>
<td width="151" valign="top">9-10</td>
</tr>
<tr>
<td width="283" valign="top">Gigi geraham kecil pertama(P<sub>1</sub>)</td>
<td width="156" valign="top">10-11</td>
<td width="151" valign="top">10-12</td>
</tr>
<tr>
<td width="283" valign="top">Gigi geraham kecil kedua(P<sub>2</sub>)</td>
<td width="156" valign="top">10-12</td>
<td width="151" valign="top">11-12</td>
</tr>
<tr>
<td width="283" valign="top">Gigi geraham pertama(M<sub>1</sub>)</td>
<td width="156" valign="top">6-7</td>
<td width="151" valign="top">6-7</td>
</tr>
<tr>
<td width="283" valign="top">Gigi geraham kedua(M<sub>2</sub>)</td>
<td width="156" valign="top">12-13</td>
<td width="151" valign="top">11-13</td>
</tr>
<tr>
<td width="283" valign="top">Gigi geraham ketiga(M<sub>3</sub>)</td>
<td width="156" valign="top">17-21</td>
<td width="151" valign="top">17-21</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>2. Bagian Terpenting dari Mulut</p>
<p>a. Bibir</p>
<p>Bibir terdiri atas bibir atas dan bibir bawah. Titik pertemuan antara bibir atas dengan bibir bawah disebut sudut mulut.</p>
<p>Fungís bibir untuk :</p>
<p>i.      Menjaga jangan sampai makanan dan minutan tercecer keluar mulut.</p>
<p>ii.      Merasakan panas dinginnya makanan dan minutan</p>
<p>iii.      Bicara dengan jelas</p>
<p>b  Lidah</p>
<p>Lidah terdiri otot-otot dan dapat digerak-gerakkan. Pada bagian atas lidah ada tonjolan-tonjolan kecil yang merupakan alat pengecap dan perasa.</p>
<p>Lidah berperan dalam :</p>
<p>i.      Pengecapan</p>
<p>ii.      Menelan</p>
<p>iii.      Berbicara</p>
<p>c. Gusi</p>
<p>Merupakan jaringan yang lunak yang mengelilingi gigi dan berwarna merah muda. Guna gusi adalah untuk melindungi benang-benang halus yang mengikat akar gigi kepada tulan rahang.</p>
<p>Gusi yang sehat berwarna merah muda, melekat dengan baik sekeliling leher gigi dan mengkilat. Gusi yang tidak sehat berwarna kemerah-merahan, mudah berdarah bila disentuh, agak bengkak, perlekatan sekitar gigi tidak baik dan tidak mengkilat.</p>
<p>d. Gigi</p>
<p>Bentukdan stuktur gigi :</p>
<p>1)     Gigi terbagi atas 2 bagian terbesar, yaitu :</p>
<ol>
<li>mahkota gigi, yaitu bagian gigi yang kelihatan dari mulut</li>
<li>akar gigi, yaitu bagian gigi yang tertanam dalam tulang rahang</li>
</ol>
<p>Bagian antara mahkota gigi dengan akar gigi disebut leher gigi.</p>
<p>2)     Disamping itu juga terdapat jaringan penyangga gigi, yaitu :</p>
<ol>
<li>Gusi, merupakan jaringan lunak yang mengelilingi gigi dan berwarna merah muda</li>
<li>Tulang alveolar, gigi tertanam dalam tulang</li>
<li>Jaringan perodontium, meripakan selaput yang mengikat gigi pada tulang alveolar, selaput ini berguna untuk gigi terhadap tekanan yang terjadi sewaktu mengunyah.</li>
</ol>
<p>3)     Anatomi Gigi</p>
<p><a href="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/g2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-12" title="g2" src="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/g2.jpg?w=420" alt=""   /></a></p>
<p>4)     Fungsi Gigi</p>
<p>Antara lain :</p>
<ol>
<li>Mengunyah makanan</li>
<li>Fungsi bicara</li>
<li>Fungsi estetika/ keindahan</li>
</ol>
<p>Secara masing-masing bentuk gigi memiliki fungsi yang berbeda, yaitu :</p>
<ol>
<li>Gigi seri                 : memotong makanan</li>
<li>Gigi taring              : merobek makanan</li>
<li>Gigi geraham kecil : menghancurkan makanan</li>
<li>Gigi geraham besar : melumat dan menghaluskan  makanan</li>
</ol>
<p>5)     Kelainan/ Penyakit Gigi dan Mulut</p>
<p>Kerusakan pada jaringan keras gigi</p>
<p>1. Karies gigi ( gigi berlubang )</p>
<p>a  Pengertian</p>
<p>Kerusakan pada jaringan keras gigi yang dimulai dari lapisan email gigi sampai  mengenai pulpa.</p>
<p>2. Penyebab</p>
<p>Sisi makanan ( banyak mengandung gula dan bersifat melekat) yang tidak segera dibersihkan</p>
<p>Plak yaitu endapan lunak yang tidak berwarna, melekat pada permukaan gigi yang berasal dari air ludah, sisa makanan serta kuman di rongga mulut.</p>
<p>Plak tidak bisa hilang hanya dengan kumur-kumur tetapi dapat dibersihkan dengan cara sikat gigi.</p>
<p>Proses terjadinya karies gigi</p>
<p>Asam ( sisi makanan) + plak  Asam</p>
<p>Melarutkan zat kapur pada email Karies gigi</p>
<ol>
<li>Akibat gigi berlubang</li>
</ol>
<p>Rasa sakit</p>
<p>Bau mulut</p>
<p>Gangguan pengunyahan</p>
<p>Mengurangi estetika</p>
<p>Radang pada tulang rahang ( kalau gigi berlubang tidak cepat diobati maka proses akan menjalar kepulpa dan dapat menyebabkan radang dalam tulang rahang)</p>
<p>Pembengkakan rahang ( gigiyang meradang menimbulkan rasa sakit yang sangat, yang sering disertai pembengkakan gusi. Dalam keadaan yang lebih buruk, akan disertai dengan pembengkakan rahang).</p>
<p>2. Pengobatan gigi berlubang</p>
<p><a href="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/dsc00254.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-13" title="DSC00254" src="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/dsc00254.jpg?w=420" alt=""   /></a></p>
<p>Gigi berlubang tidak dapat disembuhkan dengan sendirinya, maka sangat penting untuk pemeriksaan yang teratur ke dokter gigi supaya dapat diberi perawatan terhadap gigi berlubang, misalnya dengan penambalan.</p>
<p>3. Kelainan jaringan penyangga gusi ( radang gusi)</p>
<p>Kelainan jaringan penyangga gigi yang disebabkan oleh kuman</p>
<p>Kebersihan mulut yang kurang dan adanya bakteri –bakteri akan mempermudah terjadinya peradangan dari gusi</p>
<p>Peradangan pada gusi juga dapat disebabkan oleh pemakaian tusuk gigi, kekurangan gizi atau sebagai akibat dari penyakit dalam .</p>
<p>Sisa makanan yang melekat pada gigi bisa mengeras karena pengendapan bahan-bahan kapur dari ludah, membentuk KARANG GIGI yang berwarna kuning dan melekat pada mahkot gigi. Sifat karang gigi ini adalah merusak perlekatan gusi pada gigi dan menyebabkan RADANG GUSI ( GIGIVITIS)</p>
<p>Kelainan jaringan  penyangga gigi yang disebabkan kelainan sistemik (campak, cacar air, gangguan nutrisi seperti kekurangan vitamin, dll.)</p>
<p>Gusi yang kurang sehat akan sering berdarah. Ini mengakibatkan terbentuknya KARANG GIGI yang berwarna hijau/hitam dan melekat sekitar leher gigi dan akar gigi, serta merusak jaringan periodontium.</p>
<p>6). Cara Pencegahan Penyakit Gigi dan Mulut</p>
<p>Peliharalah kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi secara teratur minimal 2 kali sehari (sesudah makan pagi dan sebelum tidur malam) serta gunakan pasta yang mengandung fluor</p>
<p>Mengurangi makanan yang manis dan melekat</p>
<p>Membiasakan makan makanan yang bergizi dan cukup mengandung zat kapur (kalsium) seperti : susu, ikan, kacang-kacangan, bayam, dll.</p>
<p>Banyak mengkonsumsi buah-buahan</p>
<p>Periksa gigi secara teratur setiap 6 bulan sekali dengan maksud apabila terdapat kelainan pada gigi dan mulut dapat segera ditanggulangi.</p>
<p>7).  Menyikat Gigi</p>
<ol>
<li>Pengertian menyikat gigi</li>
</ol>
<p>yaitu membersihkan gigi dari plak dan timbunan sisa makanan sehingga diperoleh keadaan gigi yang bersih dan sehat.</p>
<p>2.  Manfaat menyikat gigi</p>
<p>Menghilangkan plak dan sisa makanan</p>
<p>Mencegah penyakit gigi dan mulut misalnya gigi berlubang dan radang gusi</p>
<p>Mencegah bau mulut</p>
<p>Menambah kesegaran</p>
<p>3.  Alat dan bahan menyikat gigi</p>
<p>1)     Sikat gigi</p>
<p>Tangkai lurus : mudah dipegang</p>
<p>Ujung mengecil : mencapai ujung rahang</p>
<p>Bulu lembut : tidak menyakiti gusi, ujung bulu sikat bulat</p>
<p>Permukaan rata : tekanan sikat rata sehingga tidak merusak email</p>
<p>Sesuaikan usia : dewasa sikat besar, anak-anak sikat kecil</p>
<p>Cara memelihara sikat gigi setelah dipakai :</p>
<ul>
<li>Setelah dipakai sikat gigi dibersihkan dibawah air mengalir supaya semua kotoran dapat terlepas</li>
<li>Setelah bersih, sikat gigi digantung supaya lebih cepat kering dan lebih bersih</li>
<li>Jangan memakai sikat gigi kepunyaan orang lain</li>
<li>Sikat gigi sebaiknya diganti 2 bulan sekali atau diganti jika bulu sikat gigi sudah melebar</li>
</ul>
<p>2)  Pasta Gigi</p>
<p>Mengandung fluoride ( untuk memperkuat email)</p>
<p>Anak-anak : rasa buah</p>
<p>Pemakaian untuk anak yaitu sebesar biji jagung, lalu diratakan dipermukaan atas bulu sikat agar fluor dapat merata saat disikatkat di gigi.</p>
<p>3)  Gelas kumur</p>
<p>4)  Cermin</p>
<p>Prinsip menyikat gigi</p>
<p>Teliti    : semua permukaan gigi tersikat bersih</p>
<p>Tekun  : menyikat gigi sebanyak 8 kali setiap gigi 2-3 gigi</p>
<p>Teratur : dilakukan setiap hari sehabis makan dan sebelum tidur malam</p>
<ol>
<li>Waktu yang baik untuk menyikat gigi</li>
</ol>
<p>Frekuensi menyikat gigi yang baik adalah 2 kali sehari, pagi ( 30 menit setelah sarapan pagi) dan malam sebelum tidur</p>
<p>2.  Cara menyikat gigi</p>
<p>Siapkan sikat gigi, pasta gigi, air kumur dan cermin</p>
<p>Pegang sikat gigi dengan tangan kanan dan diberi pasta gigi secukupnya</p>
<p>Pegang sikat gigi dengan bersudut 45<sup>o</sup> dari siku</p>
<p>Gerakan mantap tapi jangan terlalu keras</p>
<p>Mulailah menyikat dari rahang atas terlebih dahulu agar kotoran yang jatuh ke rahang bawah dibersihkan bersamaan dengan menyikat rahang bawah</p>
<p>Gigi geraham besar (M<sub>1</sub> dan M<sub>2</sub>) dengan gerakan pendek-pendek selama 8 kali</p>
<p>Gigi geraham kecil (P<sub>1 </sub>dan P<sub>2</sub>) dengan gerakan pendek-pendek selama 8 kali</p>
<p>Gigi taring ( gigi depannya premolar ) dengan gerakan pendek-pendek selama 8 kali</p>
<p>Gigi seri (gigi depannya caninus) dengan gerakan pendek-pendek selama 8 kali</p>
<p>Bagian depan dengan cara naik turun</p>
<p>Bagian dekat pipi dengan cara memutar</p>
<p>Bagian penunyahan dengan cara maju mundur</p>
<p>Bagian yang menghadap lidah dengan cara mengait</p>
<p>Sikatlah dengan tekun, telita dan teratur searah pertumbuhan gigi</p>
<p>Gunakan tekanan lembut agar tidak melukai gusi</p>
<p>Mulailah menyikat gigi dari rahang atas bagian kanan menyusur sampai bagian kiri rahang bawah</p>
<p>Sikatlah perlahan-lahan</p>
<p>Gunakan prinsip 3T</p>
<p>Waktu kurang lebih 5-7 menit</p>
<p>Kumurlah dengan air sampai bersih serta bersihkan sikat gigi dibawah air mengalir supaya kotoran dapat terlepas, lalu simpan sikat gigi.</p>
<p>8)     Pemeriksaan Gigi</p>
<p>Pemeriksaan gigi yang sederhana yang dapat dilakukan oleh guru hádala :</p>
<ul>
<li>Ada tidaknya gigi yang berlubang</li>
<li>Apakah gusi sehat atau tidak</li>
<li>Bersih atau tidak keadaan mulut siswa</li>
</ul>
<p>Bila guru/dokter kecil menemukan pada murid gigi yang berlubang /caries dentón, gusi yang tidak sehat dan keadaan mulut yang kotor, maka tindakan yang perlu diambil ádalah:</p>
<p>Untuk gigi yang berlubang dikirim ke Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan. Pengobatan yang dapat dilakuakn oleh dokter gigi atau perawat gigi hádala sebagai berikut : gigi dapat ditambal , lubang gigi dibersihkan, dibuang jeringan lunak / rusak, kemdian diberi tumpatan sehingga sesuai dengan bentuk gigi semula</p>
<ul>
<li>Untuk gusi yang tidak sehat</li>
<li>Guru membimbing dan siswa agar siswa mau menggosok giginya dirumah</li>
<li>Guru mengirim siswa kePuskesmas untuk mendapatkan perawatan semestinya</li>
<li>Untuk keadaan mulut yang kotor, guru membimbing dan memberi dorongan kepada siswa agar mau membersihkan mulutnya di rumah.</li>
</ul>
<p>PENGOBATAN RINGAN DAN PERTOLONGAN PERTAMA UNTUK MENGHILANGKAN RASA SAKIT GIGI DI SEKOLAH OLEH GURU ATAU DOKTER KECIL</p>
<p>1. Tujuan</p>
<p>Agar guru atau dokter kecil dapat mengenal kelainan/ penyakit gigi dan mulut serta mampu menghentikanproses kelainan/penyakit tersebut pada tahap dini sehingga dapat dicegah terjadinya keadaan yang lebih parah.</p>
<p>2. Persiapan</p>
<p>Untuk melakukan pengobatan ringan serta pertolongan pertama dalam mengurangi rasa sakit gigi di sekolah maka perlu disediakan obat dan bahan diantaranya sbb :</p>
<p>3. Tablet Paracetamol</p>
<p>Fungsi                    : untuk mengurangi/ menghilangkan rasa sakit dan demam pada penyakit gigi dan mulut</p>
<p>Cara pemakaian      : Anak usia 8-13 tahun seherí 3 kali <sup>½</sup> tablet</p>
<p>Anak usia 12 tahun seherí 3 kali 1 tablet</p>
<p>Cara simpan            : simpan didalam kaleng atau botol yang tertutup</p>
<p>Pelaksana                : Guru</p>
<p>4.  Larutan Betadine</p>
<p>Fungsi                     : untuk mencegah terjadinya infeksi terutama diberikan pada luka :</p>
<ul>
<li>Setelah pencabutan gigi</li>
<li>Setelah pembuangan karang gigi</li>
<li>Sariawan</li>
</ul>
<p>Cara pemakaian      : dioleskan pada luka dengan kapas bersih</p>
<p>Cara simpan            : simpan dalam botol yang tertutup rapat</p>
<p>Pelaksana                : Guru dan dokter kecil</p>
<p>5.  Kapas</p>
<p>Fungsi                     :  &#8211; untuk membersihkan luka</p>
<p>-     untuk mengoleskan larutan betadine pada luka bekas pencabutan/ pembuangan karang gigi dan luka sariawan</p>
<p>-     dengan dibungkus kain kasa ( tampon ) diletakkan pada luka bekas pencabutan gigi, kemudian di gigit selama 1 jam</p>
<p>Pelaksana                 : Guru dan dokter kecil</p>
<p>c.  Pelaksana</p>
<p>Pengobatan dan pertolongan pertama terhadap kelainan penyakit gigi dan mulut dapat diberikan oleh guru dan dokter kecil disekolah antara lain :</p>
<ul>
<li>Bila ada murid dengan gejala gigi terasa linu jika digunakan untuk makan atau minum panas, dingin, asam, atau bila lubang gigi bila kemasukan makanan :</li>
</ul>
<p>-         disuruh berkumur dengan air rebusan sirih atau air larutan garam hangat</p>
<p>-         dirujuk kePuskesmas</p>
<ul>
<li>Bila ada murid dengan keluhan sakit berdenyut-denyut (cekot-cekot) dengan sangat tiba-tiba dan menggaggu :</li>
</ul>
<p>-               disuruh berkumur dengan air rebusan sirih/ air larutan garam hangat</p>
<p>-               diberi tablet paracetamol sebanyak <sup>½</sup> tblet untuk umur 6-12 tahun dan 1 tablet untuk 12 tahun keatas</p>
<p>-               Dirujuk kePuskesmas</p>
<ul>
<li>Bila ada murid sakit dengan pembekakan dalam mulut (abses) yang disertai rasa sakit :</li>
</ul>
<p>-         diberi tablet paracetamol</p>
<p>-         dirujuk kePuskesmas</p>
<ul>
<li>Bila ada murid setelah pencabutan gigi mengalami sakit pada bekas pencabutan, peradangan, serta merasa sakit yang berlebihan :</li>
</ul>
<p>-         diberi tablet paracetamol</p>
<p>-         dirujuk ke Puskesmas</p>
<ul>
<li>Bila terjadi perdarahan lebih dari 1 jam setelah pencabutan :</li>
</ul>
<p>- disuruh menggigit tampon/ kasa steril, dikompres dari luar</p>
<p>- direndam dengan teh kental</p>
<p>- dirujuk ke Puskesmas</p>
<p>d.  Tindak Lanjut</p>
<p>Sebagai patokan umum :</p>
<p>Pengobatan ringan/ sementara paling lama diberikan selama 3 hari</p>
<p>Bila setelah 3 hari tidak ada perbaikan/ sembuh, maka segera dirujuk ke Puskesmas/ tenaga kesehatan</p>
<p>Bila pertolongan pertama dalam menaggulangi perdarahan setelah pencabutan gigi, perdarahan tidak berhenti selama <sup>½</sup> jam, maka segera dirujuk ke tenaga kesehatan / Puskesmas/ Rumah Sakit.</p>
<p><a href="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/dsc00257.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-14" title="DSC00257" src="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/dsc00257.jpg?w=420" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sutiway.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sutiway.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sutiway.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sutiway.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sutiway.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sutiway.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sutiway.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sutiway.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sutiway.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sutiway.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sutiway.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sutiway.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sutiway.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sutiway.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutiway.wordpress.com&amp;blog=11725416&amp;post=10&amp;subd=sutiway&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sutiway.wordpress.com/2010/02/19/usaha-kesehatan-gigi-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae7963e46bf056d9dc211d0ac837db05?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sutiway</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/d4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">d4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/g2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">g2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/dsc00254.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00254</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sutiway.files.wordpress.com/2010/02/dsc00257.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00257</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UKGMD MANDIRI</title>
		<link>http://sutiway.wordpress.com/2010/02/06/ukgmd-mandiri/</link>
		<comments>http://sutiway.wordpress.com/2010/02/06/ukgmd-mandiri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 05:19:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sutiway</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sutiway.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Pembangunan kesehatan merupakan bagian terpadu dari pembangunan nasional yang antara lain mempunyai tujuan untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir dan batin. Salah satu cara bangsa yang maju adalah bangsa yang mempunyai derajad kesehatan yang tinggi , dengan mutu kehidupan yang tinggi pula, serta mempunyai sikap kejiwaan yangmenopang dan mendorong kreatifitas. Oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutiway.wordpress.com&amp;blog=11725416&amp;post=6&amp;subd=sutiway&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pembangunan kesehatan merupakan bagian terpadu dari pembangunan nasional yang antara lain mempunyai tujuan untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir dan batin.<span id="more-6"></span></p>
<p>Salah satu cara bangsa yang maju adalah bangsa yang mempunyai derajad kesehatan yang tinggi , dengan mutu kehidupan yang tinggi pula, serta mempunyai sikap kejiwaan yangmenopang dan mendorong kreatifitas. Oleh karena itu maka pembangunan manusia seutuhnya harus mencapai aspek jasmani dan kejiwaan, disamping aspek spiritual dan sosial, termasuk kepribadian dan kejuangan, yang ditujukan untuk mewujudkan manusia yang sehat, cerdas dan produktif serta mempunyai daya juang yang tinggi.</p>
<p>Pembangunan manusia sebagai insan harus dilakukan dalam keseluruhan proses kehudupannya, mulai dari dalam kandungan bahkan jauh sebelumnya, yaitu dengan memperhatikan tingkat kesejahteraan para calon ibu, bayi, balita, usia pra sekolah, usia sekolah, remaja, pemuda, usia produktif, sampai kepada usia lanjut. Dalam upaya kesejahteraan manusia dalam tiap tahap kehidupan tersebut, pembangunan kesehatan memegang peranan yang amat penting sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. Selain itu pembangunan kesehatan juga berperan penting dalam membangun manusia sebagai sumber daya pembangunan. Derajad kesehatan yang tinggi akan meningkatkan produktivitas bangsa, peningkatan kreatifitas dan produktivitas bangsa, peningkatan kreativitas dan produktivitas, akan mempertajam peningkatan daya juang dan daya saing bangsa yang sangat diperlukan dalam memasuki abad ke-21 yang diliputi oleh suasana persaingan bangsa yang semakin ketet.</p>
<p>Gambaran keadaan masyarakat Indonesia ke depan itu adalah “Visi” yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan yang dirumuskan :”Indonesia Sehat 2010”. Kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian integral dari kesehatan manusia seutuhnya juga berperan dalam meningkatkan kualitas dan dan produktivitas sumber daya manusia.</p>
<p>Dari hasil Survey Sosial Ekonomi Nasional tahun 1998 menunjukkan bahwa 62,4% penduduk merasa terganggu perkerjaan/ sekolah karena sakit gigi, rata-rata 3,86 hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyakit gigi walaupun tidak menimbulkan kematian tetapi dapat menurunkan produktivitas kerja.</p>
<p>Penyakit gigi yang banyak diderita masyarakat yaitu karies dan penyakit periodontal sebenarnya mudah dicegah yaitu dengan menanamkan kebiasaan  perilaku pemeliharaan kesehatan gigi yang baik sejak usia dini. Upaya pembinaan kesehatan gigi masyarakat telah dilaksanakan melalui pendekatan UKGMD sejak tahun 1979, dimana upaya promotif, preventif dilaksanakan secara terpadu dengan upaya kesehatan lainnya terutama melalui Posyandu. Pada tahun 1992 telah diterbitkan buku Pedoman Penyelenggaraan UKGMD di Posyandu.</p>
<p>Dengan berkembangnya berbagai Upaya Kesehatan bersumber daya Masyarakat (UKBM) maka pembinaan kesehatan gigi masyarakat dapat diperluas cakupannya dengan berintegrasi kepada UKBM lainnya selain Posyandu seperti; Bina Keluarga Balita, Pos Kesehatan Pesantren (POskestren), Taman Kanak-kanak, Taman Pendidikan Al-Qur’an, Bina Keluarga Lansia, Pos Obata Desa (POB), Saka Bakti Husada (SBH) dan sebagainya.</p>
<p>Pada tahun 1995 dengan bantuan konsultan dari AGFUND WHO telah dilaksanakan pula <em>Community Dental Health Demonsratian Project </em>di Cimareme Jawa Barat yang pada prinsipnya menyerhanakan materi dan metode penyuluhan kesehatan gigi, sehingga mudah dilaksanakan secara terintegrasi dengan upaya kesehatan lainnya.</p>
<p>Maka berdasarkan perkembangan-perkembangan tersebut dan hasil kesepakatan tamu karya lintas program dan lintas sektoral pada tanggal 3-4 November 1998 di Cisarua, istilah UKGMD sebaiknya dirubah menjadi Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat (UKGM) karena sasarannya tidak hanya terbatas pada masyarakat desa. Melihat keadaan diatas maka buku Penyelenggaraan UKGMD yang diterbitkan tahun 1992 disempurnakan s/d tahun 2002 sesuai dengan perkembangan program. Tahun 2004 buku Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat (UKGM) disempurnakan lagi karena pada tahun 2001 data kesehatan gigi kembali dikumpulkan melalui Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT).</p>
<p>Dalam rangka meningkatkan kesehatan gigi anak, salah satu kebijaksanaan kesehatan gigi adalah meningkatkan upaya promotif-preventif pada Balita dan anak pra skolah.</p>
<p>Pada pelaksanaannya timbul kendala diantaranya terbatasnya jangkauan tenaga kesehatan gigi untuk melaksanakan pembinaan upaya promotif-preventif baik melalui Posyandu dan Guru Taman Kanak-kanak sangat potensial untuk melaksanakan pembinaan kemampuan pelihara diri dibidangkesehatan gigi dan mulut kepada anak-anaksecara integral.</p>
<p>Maka untuk menunjang hal tersebut perlu dilaksanakan Pelatihan Kesehatan Gigi dan Mulut bagi Kader dan Guru Taman Kanak-kanak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sutiway.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sutiway.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sutiway.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sutiway.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sutiway.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sutiway.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sutiway.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sutiway.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sutiway.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sutiway.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sutiway.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sutiway.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sutiway.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sutiway.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutiway.wordpress.com&amp;blog=11725416&amp;post=6&amp;subd=sutiway&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sutiway.wordpress.com/2010/02/06/ukgmd-mandiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae7963e46bf056d9dc211d0ac837db05?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sutiway</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://sutiway.wordpress.com/2010/01/29/hello-world/</link>
		<comments>http://sutiway.wordpress.com/2010/01/29/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 08:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sutiway</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutiway.wordpress.com&amp;blog=11725416&amp;post=1&amp;subd=sutiway&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sutiway.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sutiway.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sutiway.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sutiway.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sutiway.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sutiway.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sutiway.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sutiway.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sutiway.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sutiway.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sutiway.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sutiway.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sutiway.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sutiway.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutiway.wordpress.com&amp;blog=11725416&amp;post=1&amp;subd=sutiway&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sutiway.wordpress.com/2010/01/29/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ae7963e46bf056d9dc211d0ac837db05?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sutiway</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
